Lewati ke konten / Skip to content

Aku menulis catatan ini untuk mengingatkan diriku sendiri: framework delapan tahap itu terlihat rapi di atas kertas, tetapi realitas tidak pernah membacanya. Setiap kali deployment memberi gesekan — jadwal yang bergeser, makna yang berubah di tengah handoff — itu bukan kegagalan framework. Itu framework yang sedang dikoreksi oleh gurunya.

Godaan terbesar adalah membalik urutannya: memakai framework untuk membenarkan apa yang sudah ingin kita bangun. Kalau itu terjadi, framework berhenti menjadi alat melihat dan berubah menjadi alat membela diri. Tugas learning loop adalah mencegah pembalikan itu: research menguji framework, bukan melayaninya.

Catatan seed — boleh dihapus atau diganti dengan research note sungguhan setelah ada observasi lapangan terverifikasi.